Gejala Kanker Rahim Stadium Awal Yang Mudah Dikenali

Yukk Kenali Tanda dan Gejala Kanker Rahim Stadium Awal

Gejala Kanker Rahim Stadium Awal Yang Mudah Dikenali – Hampir sama dengan kanker jenis lain pada umumnya, gejala kanker rahim stadium awal memang jarang sekali terlihat.

Bahkan mungkin tidak menimbulkan gejala sama sekali hingga sel kanker menyebar ke jaringan lain di sekitarnya.

Tak heran jika kanker rahim atau dikenal juga dengan kanker serviks atau leher rahim ini merupakan penyebab kematian yang menempati urutan pertama akibat kanker pada wanita. Karena kebanyakan wanita mengetahui dirinya memiliki kanker rahim sudah pada tahap stadium akhir.

Gejala Kanker Rahim Stadium Awal Yang Mudah Dikenali
Ilustrasi Gejala Awal Kanker Rahim

Di Indonesia sendiri, dalam data depkes.go.id dinobatkan sebagai negara dengan pengidap kanker serviks/leher rahim kedua di dunia. Tingkat kematian akibat kanker serviks di Indonesia juga relatif tinggi karena kebanyakan kanker terdiagnosa setelah masuk pada stadium akhir.

Padahal, jika kanker berhasil terdiagnosa pada stadium awal kemungkinan hidup pasien semakin besar, yakni mencapai di atas 70% – 90%.

Untuk itu, saat ini Anda para wanita mulai dari usia 21 tahun dianjurkan untuk melakukan Pap smear guna mendeteksi kanker lebih awal dan bisa dilanjutkan pada penanganan prakanker. Mengingat gejala awal dari kanker rahim tidak selalu terlihat.

Inilah 6 Gejala Kanker Rahim Stadium Awal Yang Mudah Dikenali

Seperti yang telah admin katakan tadi, bahwa sulit untuk mengenali ciri-ciri, gejala atau tanda kanker rahim pada stadium awal. Sehingga membuat banyak pengidap kanker gagal mengenali keberadaan sel kanker pada stadium awal.

Kalau pun ada, gejala yang dapat dirasakan pada pengidap kanker masih ringan, sehingga tak jarang sering diabaikan oleh penderitanya.

Adapun gejala kanker rahim stadium awal yang mungkin bisa menjadi petunjuk dan dikenali, di antaranya adalah:

  • Masalah keputihan yang abnormal

Pada wanita, keluarnya cairan berwarna bening setiap hari mungkin merupakan hal yang masih dianggap normal. Tetapi yang jadi masalah adalah jika keputihan keluar tiba-tiba dengan warna kekuningan, cokelat mudah atau merah muda disertai bau busuk dan gatal di area miss V.

  • Adanya Perdarahan dari vagina di luar masa menstruasi

Sel kanker umumnya kaan memicu inflamasi yang kadang menciptakan luka dan perdarahan. Hal ini membuat Anda akan mengalami perdarahan atau keluarnya bercak darah di luar masa menstruasi.

  • Haid tidak teratur

Ciri-ciri kanker rahim stadium awal yang umum dialami ialah keluhan pada siklus menstruasi yang tidak teratur.

Terkadang, haid datang dalam periode lebih panjang dan malah lebih pendek. Pun volumenya bisa deras atau malah lebih sedikit dari biasanya.

  • Haid yang sangat lama

Bagi yang sudah menopause mungkin keluarnya darah dari vagina akan mudah dikenali.

Tetapi pada usia yang masih produktif tentu akan merasa sangat kesulitan untuk membedakan mana perdarahan tidak normal dengan darah haid biasa.

Maka dari itu, jika Anda mengalami masa haid yang lebih lama dari biasanya harus waspada karena waktu haid yang lama bisa jadi bukan hanya karena darah haid yang biasa dialami setiap bulan, tetapi perdarahan akibat faktor lain, seperti kanker rahim.

  • Gangguan buang air kecil dan besar

Pada stadium satu, penderita kanker rahim juga sering mengeluhkan adanya masalah buang air kecil dan buang air besar. Seperti masalah kencing yang berlebihan atau justru sulit untuk kencing, diare atau sembelit.

Adanya tekanan dari invasi sel kanker pada sistem saluran kemih dan juga usus besar mempengaruhi kinerja pembuangan air kencing.

  • Sakit saat berhubungan intim

Sakit selama hubungan seksual atau pada waktu lain menunjukkan bahwa adanya ketidaknormalan pada leher rahim. Adanya inflamasi pada area serviks membuat kinerja otot dan jaringan serviks kehilangan elastisitasnya, sehingga membuat Anda akan mengeluhkan sakit saat melakukan aktivitas seksual.

Setelah gejala awal muncul, biasanya akan diikuti dengan gejala lain yang lebih berat, seperti nyeri panggul, penurunan berat badan, tubuh terasa lemah, hingga terjadinya pembengkakan pada salah satu atau kedua kaki.

Jadi, apabila Anda merasakan keanehan-keanehan pada tubuh Anda baiknya tidak mengabaikannya. Terutama jika menemui gejala-gejala seperti di atas.

Lakukan pemeriksaan langsung ke dokter guna mendapatkan penanganan tepat, dan terhindar dari kanker rahim yang mematikan.

Tips Mencegah dan Mengobati Kanker Rahim Di Rumah

Memang sampai saat ini belum ada cara untuk mencegah kanker rahim secara sempurna, tetapi ada beberapa cara yang dapat dilakukan guna mengurangi risiko mengalami kanker rahim atau kanker serviks, yakni dengan:

Gejala Kanker Rahim Stadium Awal Yang Mudah Dikenali
Test Pap Smear
  1. Melakukan pap smear atau skrining serviks
  2. Melakukan seks aman, seperti tidak bergonta-ganti pasanga, tidak melakukan aktivitas seksual di usia dini
  3. Vaksinasi kanker serviks, biasanya dilakukan pada perempuan usia 12-13 tahun dan diulangi setiap 6 bulan sebanyak 3 kali pemberian
  4. Hindari rokok

Demikian informasi seputar gejala kanker rahim stadium awal yang mudah dikenali, semoga dengan adanya informasi ini membuat Anda lebih waspada dan tidak menyepelekan gejala apapun yang dimunculkan tubuh.

Ingat, jangan menunggu hingga gejala kanker rahim stadium awal muncul! Lakukan pap smear jika Anda merasa berisiko terinfeksi virus HPV penyebab utama kanker rahim.

Posted by : Gejala Kanker Rahim Stadium Awal Yang Mudah Dikenali

Baca juga :

Obat Kanker Rahim Alami

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Penyebab Perdarahan Di Luar Siklus Menstruasi dan Cara Efektif Mengatasinya
  2. Yuk, Deteksi Dini Kanker Rahim Dengan Berbagai Metode Ampuh
  3. Obat Untuk Menyembuhkan Hiperplasia Endometrium Secara Alami dan Aman

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*